Ada kalanya hatimu memang butuh patah bahkan berkali-kali.
Jangan sok kuat, jangan sok tegar, terima saja, pura-pura bahagia itu berat.
Jangan cari hati lain sebagai pelampiasan, menjadikan senyuman seseorang sebagai alasan agar mantan menyesal telah meninggalkanmu. Ada baiknya jika kau sendiri dulu, menata hidupmu kembali, menyusun mimpi-mimpi lagi.
Sibukkan diri untuk menggali potensimu lebih dalam, kerjakan apa yang kamu senangi, selama tak merugikan bagimu dan juga orang lain. Pantaskan dirimu untuk dia yang telah tercatat namanya di lauhul mahfudz.
Tak perlu terburu-buru ingin mengisi kekosongan hati, sebab kamu hanya akan membandingkannya dengan masalalumu.
Perlu kamu tahu pelampiasan dan pengalihan itu berbeda.
Rabu, 19 Juli 2017
Istirahatkan hatimu, tempa jiwamu
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar